Naskah Monolog Negeri Joyoboyo / Zohry Junedi
Naskah Pidato Presiden 2012
Negeri Joyoboyo
(Monolog Script)
Karya
Zohry Junedi
_____________________________________________
Catatan publisher BandarNaskah.blogspot.com:
Mementaskan naskah ini harap menghubungi penulis untuk sekedar pemberitahuan.
Penulis: Zohry Junedi
Facebook: http://www.facebook.com/profile.php?id=1704112218
HP: 081229091987
Salinan Naskah Pidato Presiden 2012 Negeri Joyoboyo; (Monolog Script)
(sedikit berlaku aneh, seperti mengerang . . . )
Yth. Saudara Wakil Presiden saya yang tak tau di untung
Yth. Para Pembantu saya Bapak/ Ibu Menteri yang tak berpusat
Yth. Saudara/i anggota DPR dan MPR yang sama sekali tak berprikemanusiaan
Yth. Semua Pejabat Negara Lintah Darat Pimpinan Daerah
Terima kasih yang sebesar-besarnya yang sebenarnya tak perlu saya ucapkan atas Kehadiran Bapak/Ibu semua di Istana Negara ini, namun sebelum saya menyampaikan isi pidato kenegaraan saya tentang evaluasi program kerja 100 hari yang telah kita lakukan bersama-sama, ijinkan saya sekali lagi mengucapkan selamat atas terpilihnya Bapak/Ibu sebagai bagian dari pemerintahan saya, sebagai jajaran pimpinan baru untuk 5 tahun kedepan guna memajukan negara kita ke jurang kehancuran.
Berangkat dari sebuah pepatah Edward Burke “...agar kejahatan jaya hanya dibutuhkan tidak bertindaknya orang-orang baik...” maka jelas kita tidak boleh melupakan tujuan utama kita dalam berbangsa dan bertanah air yaitu membasmi orang-orang baik, sebab seperti yang kita ketahui bersama kejujuran di negara kita ini sudah semakin merajalela dan peningkatan korupsi kolusi nepotisme sangat dirasakan mulai memudar di tubuh para generasi muda kita, kalau keadaan ini kita biarkan terus menerus maka dikhawatirkan akan mengakibatkan bangsa kita semakin berkembang dan maju, menyimpang dari ketentuan konstitusional yang berlaku di negeri Joyoboyo ini.
Ada beberapa hal yang mesti dicermati dari program 100 hari yang telah kita laksanakan:
Pertama:
Saya ucapkan terimakasih kepada bapak/ibu para bangsat yang duduk di dewan terhormat, lho?? Kenapa dengan kata2 bangsat?? Kenapa Heran, bukankah kata-kata itu sudah lumrah di negari joyoboyo ini, justru kata ini harus kita populerkan demi mewujudkan negara yang tidak bermartabat seperti cita-cita kita bersama, bukan begitu bangsat?? Huahaaa...... perlu rasanya saya acungkan jempol untuk Bapak/Ibu anggota Dewan Perwakilan Rakyat sebagai perwakilan 250 juta Rakyat, yang telah bekerjasama untuk menghabiskan uang rakyat, kalau perlu buat banyak banyak buat sidang yang tak perlu biar bisa makan uang rakyat semakin buanyaakkk . . . (desis seperti anjing, tetapi cepat sadar). Dan jangan lupa bawa guling waktu sidang soal rakyat, setujuh bangsad huahaaa . . . .
Kedua:
Rasa terimakasih saya ucapkan untuk para pembantu saya, para menteri-menteri yang tercinta, yang telah memberikan usulan konkrit tentang jatah mobil dinas baru untuk kita semua sebuah toyota Crown seharga 1,3 Milyar sehingga hampir 20 Triliyun uang negara terkuras untuk hal-hal yang sebenarnya sangat mubazir, hingga biaya anggaran buat pendidikan, kesejahteraan rakyat, kesehatan, perbaikan jalan terlupakan dan habis semuanya hanya untuk menutupi mobil baru bapak/ibu semuanya huahaaa . . . sementara kita berleha-leha dengan keglamoran kita, biarlah disudut sana seorang anak yang mati karena busung lapar . . . kalau begitu saya sendiri akan mengusulkan pembelian rumah dinas seharga 100 Milyar untuk para pembantu saya semuanya, biar semakin banyak rakyat miskin yang mati karena kelaparan, bukankah itu sesuai dengan amanat Undang-Undang Dasar Negeri Joyoboyi ini, huahahaa . . . (tawanya semakin menyeringai seperti anjing, tapi kemudian sadar kembali)
Ketiga:
Untuk Kejaksaan dan kepolisian: salute untuk kejaksaan yang telah menumbuh kembangkan para markus alias makelar kasus hingga beranak pinak sampai saat ini, saya juga bangga sekaligus haru menyaksikan banyaknya ketidakadilan yang telah terjadi dimuka joyoboyo ini setelah Enggodo, Ertalita dan Jaksa Erip dibiarkan saja berkeliaran sekalipun terbukti melalukan pelanggran berat, sementara seorang nenek tua renta yang dituduh mencuri sebuah biji kakau saja langsung dihukum, ahahaaa tentu ini menjadi indikasi bagi kita semua bahwa kejaksaan telah melakukan tugasnya dengan sangat serius untuk memajukan negeri kita ke lembah hitam, huahaaaa . . .
Untuk pihak kepolisian sendiri saya tidak akan terlalu banyak berkomentar karena kita sudah sama-sama memahami dan mengerti bahwa citra kepolisian sudah lebur berantakan, itu artinya bahwa tidak akan ada orang yang akan percaya lagi dengan saudara, luar biasa salam super buat bapak/ibu polisi, huahaaa . . . (semakin menyeringai, kemudian mencakar-cakar dirinya sendiri, sepertinya kali ini dia tidak bisa lagi mengontrol dirinya sendiri) beri fasilitas-fasilitas untuk para napi yang melakukan tindakan korupsi hingga ia tidak merasakan kalau ia sedang dipenjara, paksa orang-orang yang tidak bersalah untuk mengaku bersalah, jepit ujung kuku kakinya, tekan ia bila perlu sandera keluarganya demi kambing hitam, huahaaa . . .
(melompat diatas podium persis seperti seekor anjing)
Dan aku, aku sebagai kepala negara akan terus berpoya-poya keliling dunia, sebab program presiden dalam konstitusi kita hanya berpoya-poya belanja sini sana sambil cari isteri muda, huhaaahaaa . . .
Gukkkk gukkkk . . . auuuuuuu . . . . auuuuauuuuuuuu . . . .!!!!
Bengkulu, 12 Januari 2010
Zohry Junedi